Wagub Nyyanyang Tegaskan Optimalisasi Program MBG Penting Perkuat Koordinadisi Lintas Sektor

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:27 WIB
Wagub Keri, Nyanyang Haris Pratamura, saat Wagub mengecek peralatan yang digunakan untuk memasak di salah satu Dapur MBG di wilayah Batam beberapa waktu lalu. (dok. Foto Diskominfo Kepri)
Wagub Keri, Nyanyang Haris Pratamura, saat Wagub mengecek peralatan yang digunakan untuk memasak di salah satu Dapur MBG di wilayah Batam beberapa waktu lalu. (dok. Foto Diskominfo Kepri)

KLIKREAD.COM, Kepri - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menegaskan, pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya mengoptimalisasi pelaksanaan program Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kepulauan.

Hal ini menurutnya, melihat kondisi geografis Kepri sebagai daerah kepulauan menjadi salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan MBG.

Khususnya terkait distribusi bahan pangan dan pemenuhan kebutuhan dapur SPPG di wilayah terpencil.

Baca Juga: Pembangun Pasar Induk Jodoh Tak Gunakan APBD, Walikota Amsakar Tegaskan Pemko Batam Hanya Sediakan Lahan

Penegasan tersebut diutarakan Nyanyang saat memimpin Rakor Penyelenggaraan Program MBG di Provinsi Kepri.

Kegiatan digelar di Ruang Rapat Lantai IV Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin 24 Agustus 2026 keemarin lalu.

Selain persoalan distribusi, kata dia, Kepri masih menghadapi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah, terutama komoditas telur dan ayam.

Baca Juga: Pastikan Sesuai Rencana, Wawako Li Claudia Tinjau Langsung Pengerjaan Pembangunan Infrastuktur dan Sejumlah Titik Penanganan Banjir di Batam

Oleh karena itu, peningkatan produksi pangan lokal dinilai penting untuk memperkuat rantai pasok sekaligus mendukung keberlanjutan program MBG.

“Pelaksanaan MBG harus kita kawal bersama agar berjalan aman, tepat sasaran, berkualitas dan berkelanjutan.

Pengawasan keamanan pangan, pemenuhan SHS, penguatan rantai pasok serta pemutakhiran data penerima manfaat harus menjadi perhatian bersama,” ujar Nyanyang.

Untuk itu ia juga meminta pengawasan terhadap pemasok diperkuat.

Baca Juga: Cadangan Listrik Anambas Kritis, Pemkab Minta PLN Berikan Kepastian Solusi

Distributor bahan pangan yang memasok kebutuhan SPPG harus memenuhi ketentuan perizinan dan standar yang berlaku, termasuk kepemilikan Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X