Transformasi Digital Pelni Batam: 70 Persen Pembelian Tiket Lewat Daring, Percaloan Kian Terkikis

photo author
Muhammad Kamil, Klik Read
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:07 WIB
Pelni himbau membeli tiket melalui aplikasi resmi Pelni maupun mitra penjualan yang sudah ditunjuk, guna menghindari kerugian akibat penipuan. (Photo Ist.)
Pelni himbau membeli tiket melalui aplikasi resmi Pelni maupun mitra penjualan yang sudah ditunjuk, guna menghindari kerugian akibat penipuan. (Photo Ist.)

KLIKREAD.COM, Batam – Langkah transformasi digital yang dijalankan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kini mulai mengubah wajah pelayanan pembelian tiket kapal di Batam.

Kini, sebanyak 70 persen transaksi tiket sudah dilakukan melalui jalur digital, yang secara otomatis juga mempersempit ruang gerak praktik percaloan yang merugikan masyarakat.

Kepala Cabang Pelni Batam, Duta Kusuma, menjelaskan bahwa sistem penjualan tiket saat ini sudah terhubung langsung dengan data identitas penumpang.

Setiap tiket diterbitkan atas nama orang yang sah dan berhak, sehingga tidak bisa diperjualbelikan secara bebas kepada pihak lain.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Bertanding, Kapolri Cup Asah Kemampuan Personel dan Siapkan Atlet Berprestasi 

“Karena setiap pembelian terikat pada identitas penumpang yang bersangkutan, maka peluang penyalahgunaan maupun praktik percaloan dapat kita tekan seminimal mungkin,” ujar Duta.

Pergeseran ke arah layanan daring ini dinilai terjadi seiring semakin baiknya pemahaman masyarakat terhadap teknologi, serta kemudahan yang ditawarkan.

Kini masyarakat lebih memilih membeli tiket kapan saja dan di mana saja lewat gawai, dibandingkan harus datang langsung ke loket.

Sekitar 30 persen transaksi sisanya masih dilayani secara konvensional.

 Baca Juga: Mulai 25 Juli, BP Batam Lakukan Rekonstruksi Menyeluruh Jalan Gajah Mada

Perubahan ini membawa dampak positif lainnya: antrean di loket pelabuhan kini jauh lebih singkat.

Penumpang juga lebih mudah mendapatkan informasi jadwal keberangkatan dan status tiket secara cepat serta transparan.

Duta mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan hanya membeli tiket melalui aplikasi resmi Pelni maupun mitra penjualan yang sudah ditunjuk, guna menghindari kerugian akibat penipuan.

Ke depannya, Pelni berjanji terus menyempurnakan layanan digital, mulai dari pembaruan aplikasi, variasi metode pembayaran, hingga penyajian informasi yang lebih lengkap.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nada Salsabila

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X