KLIKREAD.COM, Batam - Menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di lingkungan pemasyarakatan menjadi prioritas utama demi mewujudkan tempat pembinaan yang sehat dan berdaya guna.
Sejalan dengan semangat tersebut, Lapas Kelas IIA Batam melaksanakan kegiatan razia serentak terhadap kamar hunian warga binaan pada Senin 25 Mei 2026malam.
Sebagai bentuk tindak lanjut nyata atas perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Dimulai pukul 20.00 WIB, kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh kesiapan.
Baca Juga: Kerjasama Hyundai dan TVS Kini Siapkan Bajay Listrik Roda Tiga Super Canggih
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, operasi ini menghadirkan kekuatan kolaborasi yang solid.
Tak hanya melibatkan seluruh jajaran petugas Lapas Batam, kegiatan ini juga didukung penuh oleh unsur Aparat Penegak Hukum yang terdiri dari Koramil, Polsek Sagulung, BNN Kota Batam, serta tim dari Satopspatnal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau.
Sebelum turun ke lokasi pemeriksaan, seluruh personel yang terlibat terlebih dahulu berkumpul dalam apel kesiapan.
Dalam arahannya, Yosafat Rizanto menegaskan bahwa sinergi antarinstansi adalah kunci utama keberhasilan dalam menjaga keamanan di dalam lapas.
Baca Juga: Peremajaan Armada Transporasi Modern, Pemko Batam Luncurkan 19 Tambahan Bus Trans Batam
Ia juga mengingatkan agar setiap langkah yang diambil tetap berpedoman pada prosedur yang berlaku, serta senantiasa mengedepankan prinsip humanis dan profesionalisme yang tinggi.
"Sinergi ini sangat penting, kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan berjalan sesuai aturan, namun tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan yang kami lakukan," ujar Yosafat saat memberikan arahan.
Setelah apel selesai, tim gabungan segera menyebar dan melakukan penggeledahan menyeluruh ke setiap kamar hunian warga binaan.
Fokus utama pemeriksaan ini adalah mendeteksi dan mencegah masuknya barang-barang terlarang, khususnya narkoba dan telepon genggam ilegal, yang berpotensi mengganggu ketertiban serta proses pembinaan yang sedang berjalan.
Artikel Terkait
Kuliah Daring di Lapas, Ferdy Sambo Dapat Beasiswa Lanjutkan Sudi Magister Teologia
Lapas Batam Kenalkan SLIR, Permudah Layanan Integrasi dan Remisi Warga Binaan
Tingkatkan Pelayanan, Lapas Batam Luncurkan Empat Inovasi Hasil Peserta Magang
Lapas Batam Hadirkan Inovasi 'Si-Mael', Permudah Urusan Administrasi Jadi Lebih Cepat dan Praktis