Ia menjelaskan, berdasarkan perhitungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), kebijakan tersebut ditargetkan mampu menghemat belanja daerah sekitar Rp18,2 miliar.
Efisiensi itu mencakup pengurangan belanja operasional perkantoran, penghematan bahan bakar minyak (BBM) melalui pembatasan penggunaan kendaraan dinas.
Serta juga pengurangan perjalanan dinas luar daerah.
Firmansyah juga meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memanfaatkan forum FGD ini secara optimal.
Baca Juga: Walikota Batam Serahkan Santunan Jaminan Kematian BPJS Rp420 Juta kepada 10 Ahli Waris
Ia berharap berbagai persoalan dalam pengelolaan anggaran dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.
“Manfaatkan forum ini sebaik mungkin. Pahami dan dalami berbagai kendala yang ada agar pengelolaan APBD 2026 dapat semakin baik,” ujarnya.
FGD Pengelolaan APBD 2026 tingkat Kota Batam ini menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat, yakni Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Horas Maurits Panjaitan.
Baca Juga: Ajang Soundria Fest 2026 Sukses Digelar Dipadati Penuh Sesak Penonton Kaula Muda Batam
Serta Kepala Subdirektorat Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I Kementerian Dalam Negeri, Fernando H. Siagian.***
Artikel Terkait
Paparkan Potensi KPBPB, Gubernur Ansar Tegaskan Kepri Siap Menjadi Beranda Investasi Indonesia
Polsek Batu Ampar Lanjutkan Distribusi Air Bersih Hari Ke-92, Ratusan Tangki Air Disalurkan Ke Dua Kelurahan
Polwan Polresta Barelang Gelar Minggu Kasih Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga
Come Home Organizer Beri Undangan Khusus Novelis Remaja Batam, Saksikan Ajang Soundria Fest 2026
Ajang Soundria Fest 2026 Sukses Digelar Dipadati Penuh Sesak Penonton Kaula Muda Batam
Walikota Batam Serahkan Santunan Jaminan Kematian BPJS Rp420 Juta kepada 10 Ahli Waris
Walikota Amsakar Tegaskan HMI Harus Dijadikan Wadah Kawah Candradimuka Pembentukan Karakter dan Calon Pemimpin Generasi Muda Masa Depan
Investasi di Batam Tumbuh 103 Persen, Amsakar Komitkan Segera Tuntaskan Tiga Isu Utama
Mendagri Tegaskan, Otda Tak Sekerdar Administratif, Melainkan Langkah Strategis Percepat Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat
Batam Menuju Digitalisasi Tata Kelola Pemerintah Modern, Walikota Sebut Pemanfaatan Teknologi Tingkatkan Efisiensi dan Pecepatan Pelayanan Publik