Penguatan struktur investasi itu ditopang oleh lonjakan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan investasi yang disampaikan secara nasional, realisasi investasi Batam mencapai Rp44,01 triliun, melampaui target Rp36,99 triliun atau 118,97 persen.
Secara year-on-year, PMDN meningkat 125,90 persen, dari Rp8,16 triliun pada 2024 menjadi Rp18,43 triliun pada 2025, sementara penanaman modal asing (PMA) juga naik menjadi Rp25,58 triliun.
Baca Juga: Satbinmas Polresta Barelang Laksanakan Sosialisasi Antisipasi Bullying di Lingkungan Sekolah
“Lonjakan PMDN menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor domestik serta kuatnya reinvestasi pelaku usaha nasional penyangga penting di tengah volatilitas global,” ujar Fary.
Dari perspektif makro, capaian ini berlangsung ketika banyak ekonomi menghadapi pengetatan likuiditas dan penataan ulang rantai pasok.
Dalam konteks tersebut, kemampuan Batam mempertahankan momentum investasi menandakan keunggulan struktural sebagai lokasi produksi yang efisien, dekat pasar regional, dan didukung infrastruktur industri yang relatif matang.
Baca Juga: Satbinmas Polresta Barelang Laksanakan Sosialisasi Antisipasi Bullying di Lingkungan Sekolah
Sebagai penutup, BP Batam menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang benar-benar berlangsung di lapangan, seiring meningkatnya belanja modal dan penguatan kapasitas produksi pelaku usaha.
Metode pengukuran ini menangkap realisasi investasi yang diwujudkan dalam aset produktif seperti mesin, peralatan industri, dan fasilitas produksi yang digunakan langsung dalam kegiatan usaha.
Pendekatan tersebut memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai pembentukan kapasitas ekonomi di Batam.
Baca Juga: Walikota Lis Darmansyah dan KemenHAM Perkuat Sinergi untuk HAM di Tanjungpinang
Dengan dasar itu, realisasi investasi 2025 tercatat Rp69,30 triliun, meningkat dari posisi triwulan III sebesar Rp54,7 triliun, dan berada sekitar 15 persen di atas target tahunan menegaskan bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya bersifat nominal, tetapi juga berkualitas dan berdampak nyata bagi struktur industri kawasan.***
Artikel Terkait
Walikota Batam Bangga Karya Anak Bangsa Produksi Kapal FLF Permata Borneo 1 di Batam
Amsakar Terima Penghargaan APKASI Masuk Daftar dalam Buku '25 Praktik Terbaik Pemerintah Kabupaten/Kota'
Hasil Pantauan Disdagin Tanjungpinang, Harga Cabai dan Sayuran di Pasar Bintan Centre Alami Penurunan
Lapas Batam Gelar Isra Mi'raj dan Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan
Satbinmas Polresta Barelang Laksanakan Sosialisasi Antisipasi Bullying di Lingkungan Sekolah
Satsamapta Polresta Barelang Laksanakan Strong Point Pagi Guna Kelancaran Arus Lalu Lintas di Kota Batam
Kunker Menteri Pertanian di Karimun, Korem 033/WP Dukung Penuh Stabilitas dan Harga Pangan Nasional
Walikota Lis Darmansyah dan KemenHAM Perkuat Sinergi untuk HAM di Tanjungpinang
Polsek Batam Kota Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Penganiayaan Berat yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia
Upaya Preventif Satpolairud Polresta Barelang Jaga Keamanan Pelabuhan Bot Pancung Sekupang