Relokasi Warga Dampak Eco City Rempang Dijadikan Contoh Tangani Warga Terdampak Pembangunan Nasional

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 25 Agustus 2025 | 14:59 WIB
Warga terdampah proyek Eco City Rempang mulai pindah ke rumah baru di Tanjung Banun./net
Warga terdampah proyek Eco City Rempang mulai pindah ke rumah baru di Tanjung Banun./net

KLIKREAD.COM, Kepri - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepri, Diki Wijaya, menilai relokasi warga terdampak proyek Eco City di Rempang Galang bisa dijadikan contoh penanganan masyarakat terkena dampak pembangunan nasional di masa depan.

Ia menilai, bahwa relokasi warga terdampak proyek Eco-City di Rempang-Galang merupakan bagian dari program transmigrasi lokal.

Hanya saja kata Diki, bahwa kebijakan ini berbeda dengan program transmigrasi konvensional yang memindahkan penduduk dari satu pulau ke pulau lain.

Baca Juga: Melalui Program Germas dan KKS, Pemko Batam Komitmen Ciptakan Lingkungan Bersih, Nyaman dan Sehat

Namun transmigrasi lokal adalah perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain yang masih berada di dalam satu kota.

“Skema ini diterapkan untuk menata masyarakat yang terdampak langsung oleh proyek pembangunan berskala nasional,” ujar Diky Wijaya, Senin 25 Agustus 2025.

Misalnya, Diki Menyebutkan relokasi warga dari Pulau Rempang ke Tanjung Banon, Rempang, Batam.

Baca Juga: Dispora Tanjungpinang Lakukan Mediasi Damai Bentrok Antar Peserta Gerak Jalan 17 Km

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Batam, dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Kehadiran negara sangat penting untuk menjamin kesejahteraan masyarakat yang terkena dampak pembangunan,” ujarnya.

Program transmigrasi lokal ini juga menandai pergeseran fokus.

Baca Juga: Batam Makin Kokoh Perkuat Kemandirian Fiskal, Walikota Proyeksikan APBD 2026 Tembus Rp4,4 Triliun

Jika dulu transmigrasi identik dengan pertanian, kali ini program di Kepri lebih diarahkan ke sektor kelautan.
Diki beralasan, mayoritas masyarakat yang direlokasi di Kepri adalah nelayan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X