KLIKREAD.COM, Gorontalo Utara - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti insiden tenggelamnya seorang wanita berinisial RH (25) di Pantai Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara.
Diketahui, korban merupakan mahasiswi Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang tewas tenggelam usai terseret ombak pantai di lokasi kejadian.
Dalam insiden ini, korban sempat ditolong wisatawan warga negara asing (WNA) asal Jerman, namun nyawanya tidak tertolong.
Komandan Pos SAR Kwandang Gorontalo Utara, Alan Hasania mengungkapkan awal mula insiden itu terjadi pada tepian pantai di Gorontalo itu pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 06.30 WITA.
Baca Juga: Intensifkan Patroli Dini Hari, 41 Kendaraan Berknalpot Brong di Batam Ditindak
"Kejadiannya di pantai Pulau Bogisa Gorontalo Utara. Korban perempuan meninggal dunia," kata Alan dikutip dalam keterangannya, pada Selasa, 4 Agustus 2026.
SAR Kwanang Gorontalo Utara mengonfirmasi, dalam insiden itu, total ada 7 orang yang sempat bermain pada area tepi pantai untuk hiburan mandi-mandi.
5 orang di antaranya, termasuk korban, sempat kembali ke tepi pantai lalu terseret derasnya arus ombak di Pantai Pulau Bogisa, Gorontalo tersebut.
"Jadi mereka ada 7 orang mandi di pantai lalu mereka kembali ke daratan untuk sarapan makan, kemudian 5 orang mandi lagi dan terseret arus ombak lalu tenggelam," ungkap Alan.
Alan menuturkan, korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari wisatawan asal Jerman dengan melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP).
Meski telah mendapatkan pertolongan pertama, kondisi korban yang tak sadarkan diri, tidak juga menunjukkan respons.
"Saat bersamaan perahu taksi melintas dan segera membantu evakuasi kelima orang ini sampai ke darat namun korban dalam kondisi tidak sadarkan diri," beber Alan.
"Sampai di darat di sana ada dua wisatawan Jerman, kemudian korban diberikan pertolongan pertama oleh kedua wisatawan ini," tambahnya.