nasional

Mandagri Tito Apresiasi Pemda Konsisten Menjaga Kooordinasi Kendalikan Inflasi Daerah

Senin, 15 Juni 2026 | 17:42 WIB
Mendagri, Tito Karnavian.

Data ini sangat penting untuk perencanaan pembangunan, peningkatan investasi, penguatan UMKM, hingga pengembangan sektor-sektor ekonomi baru,” jelas Tito.

Lebih lanjut, Tito menegaskan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Ternak, Mentan Usulkan Menu MBG Pakai Telur dan Ayam 3 Kali Sepekan

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pemerintah daerah untuk turut menyukseskan pelaksanaan SE2026 melalui dukungan sosialisasi dan fasilitasi di daerah masing-masing.

“Pemerintah daerah kami harapkan dapat membantu menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Sinergi ini nantinya akan diperkuat melalui Surat Edaran Bersama antara pemerintah daerah dan BPS, karena data ekonomi yang akurat akan sangat berpengaruh terhadap perumusan kebijakan.

Termasuk dalam pengendalian inflasi daerah,” tegasnya.

Baca Juga: Dinilai Lebih Tepat Sasaran, BGN Pastikan Anak Orang Kaya Tak Dapat Jatah MBG

Terkait perkembangan inflasi nasional, Tito Karnavian memaparkan bahwa berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS tanggal 2 Juni 2026, inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) tercatat sebesar 0,28 persen.

Kenaikan harga terutama dipengaruhi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 0,39 persen dengan andil 0,12 persen.

Serta kelompok transportasi yang mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,61 persen dengan andil 0,07 persen.

Selain itu, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami inflasi 0,45 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,40 persen.

Baca Juga: Inilah Rincian Sebenarnya Uang Sitaan Hasil Pengeledahan KPK dari Rumah Wamen Imigrasi Silmy Karim

Serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,28 persen.

Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami deflasi sebesar -0,74 persen, sehingga menahan laju inflasi lebih lanjut.

Halaman:

Tags

Terkini