peristiwa

3 Pendaki Dilaporkan Hilang usai Insiden Erupsi Gunung Dukono di Malut, Pencarian SAR Terkendala Hujan Abu

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:26 WIB
Menyoroti insiden erupsi Gunung Dukono di kawasan Halmahera Utara, Maluku Utara hingga mengakibatkan puluhan pendaki terdampak. (Instagram.com/@asarhumanity)

KLIKREAD.COM - Beredar video di media sosial, detik-detik Gunung Dukono mengalami aktivitas erupsi di kawasan Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut).

Dalam unggahan Instagram @asarhumanity,pada Sabtu, 9 Mei 2026, terlihat sejumlah pendaki terjebak di antara kepulan abu vulkanik yang melontarkan material pijar di lokasi.

Atas tragedi ini, 3 pendaki dilaporkan meninggal dunia yang terdiri dari 2 warga negara asing (WNA) dan 1 warga negara Indonesia (WNI) asal Jayapura.

Kendati demikian, hingga kini pihak kepolisian setempat belum membeberkan identitas para korban jiwa.

Baca Juga: Satpolairud Karimun Tangkap Dua Penyelundup 9,5 Ton Timah Ilegal Disita, Negara Rugi Rp167 Juta

"3 pendaki dilaporkan meninggal dunia, termasuk dua warga negara asing asal Singapura," tulis postingan tersebut.

"Belasan pendaki diduga terjebak di atas puncak (Gunung Dukono)," tulis postingan tersebut.

Lantas, bagaimana perihal kondisi para korban yang terdampak erupsi pada kawasan Gunung Dukono di Halmahera Utara, Malut? Berikut ulasan selengkapnya.

PVMBG: Kolom Abu Tebal ke Arah Utara

Baca Juga: Polisi Sita Uang Rp1,9 Miliar Hasil Penggerebekan Judi Online di Hayam Wuruk

Secara terpisah, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sempat mengonfirmasi erupsi Gunung Dukono terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 07.41 WIB.

PVMBG menyebut, kolom abu teramati kelabu hingga hitam di kawasan Gunung Dukono.

"Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah utara," tulis PVMBG sebagaimana dikutip dalam keterangan resminya, pada Sabtu, 9 Mei 2026.

"Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung," tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini