peristiwa

Kebakaran Besar Landa 1.000 Rumah di Sandakan: Permukiman Terapung yang Dihuni Ribuan Penduduk Adat Asal Malaysia

Senin, 20 April 2026 | 19:08 WIB
Menyoroti insiden kebakaran besar yang terjadi pada kawasan permukiman terapung di Sandakan, Sabah, Malaysia. (Instagram.com/@unikinfold)

Baca Juga: Walikota Amsakar Ajak PERMASA Terus Berkontribusi dalam Pembangunan Batam dan Jaga Stabilitas Sosial Keberagaman

Kemlu memaparkan, mayoritas penghuni kawasan merupakan warga negara Malaysia, warga negara Filipina, dan WNI yang menikah dengan warga negara Malaysia.

Di sisi lain, koordinasi intensif dengan otoritas setempat hingga kini tengah digencarkan untuk memperoleh data akurat terkait jumlah dan kondisi WNI yang terdampak.

Selain itu, Kemlu juga melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan situasi di lapangan, termasuk penanganan pengungsi dan distribusi bantuan.

"Menyiapkan fasilitasi dokumen keimigrasian bagi WNI terdampak yang kehilangan dokumen penting akibat kebakaran," jelasnya.

Baca Juga: Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah

9.007 Penduduk Dilaporkan Terdampak

Media lokal di Malaysia, The Star melaporkan sebanyak 9.007 warga terdampak dalam insiden kebakaran di wilayah desa pesisir Negara Bagian Sabah, Malaysia tersebut.

Permukiman terapung itu diketahui telah dihuni sebagian kelompok masyarakat rentan, termasuk penduduk adat dan warga dengan kewarganegaraan Indonesia hingga Filipina.

Kepala Kepolisian Sandakan, George Abd Rakman menyebut permukiman itu terdiri dari rumah-rumah kayu yang dibangun rapat di atas air, sehingga api dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan.

"Ini adalah insiden berskala sangat besar dan memilukan, yang berdampak terhadap 9.007 warga," kata Rakman sebagaimana dilansir dari The Star, pada Senin, 20 April 2026.

Baca Juga: Polresta Barelang Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Non SNI, Puluhan Kendaraan Ditindak

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Rakman mengatakan, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa atas kebakaran besar di wilayah Sabah, Malaysia.

Hal tersebut, meskipun beberapa orang mengalami luka-luka saat mencoba menyelamatkan barang-barang atau membantu orang lain saat kebakaran terjadi.

Halaman:

Tags

Terkini