Baca Juga: Tanam 500 Pohon Jeletung, Lanud Roesmin Nurjadin Jaga Peran Sebagai Paru-paru Pekanbaru
“Secara keseluruhan, terdapat 90 korban yang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit,” imbuhnya.
Bupati dan Penyelenggara Datangi Setiap Korban, Ungkap Permintaan Maaf
Adapun dalam unggahan terbaru yang dibagikan oleh Bupati Sadewo, pemerintah daerah dan tim penyelenggara menjenguk para korban di setiap rumah sakit rujukan.
“Intinya, tidak ada yang menginginkan kejadian ini meskipun musibah ya. Orang lagi seneng-seneng tiba-tiba ambruk,” ucap Sadewo dalam video yang diunggah di Instagramnya, @sadewo.id pada Senin, 27 Juli 2026.
Baca Juga: Alhamdulillah, Kabupaten Siak Masuk Daftar Kabupaten Terbaik Investasi Versi Fortune Indonesia
Turut mendampingi Bupati, pihak penyelenggara juga mengungkapkan permintaan maaf langsung kepada para korban.
“Kita dari penyelenggara mohon maaf sekali, enggak ada yang mau sampai kejadian seperti ini. Saya juga sedih sekali atas kejadian yang terjadi hari ini,” ucap pihak penyelenggara.
“Sebisanya kita juga pasti akan bantu,” tambahnya.
Polisi Investigasi Penyebab Tribun Ambruk
Baca Juga: Korban Pencabulan di Tanjungbalai Didampingi Psikolog, Pulihkan Mental agar Berani Masuk Sekolah
Lebih lanjut, insiden ini juga ditangani oleh Polresta Banyumas untuk mengetahui penyebab ambruknya tribun VIP.
“Saat ini pihak Polresta Banyumas sedang melakukan proses investigasi dan penyelidikan untuk mengetahui secara menyeluruh kronologi serta faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden tersebut,” tukas pihak Speed Fest.***
Artikel Terkait
Bangunan Majelis Taklim di Ciomas Bogor Ambruk, Tewaskan 3 Orang dan Puluhan Luka-luka