KLIKREAD.COM, Palestina - Rawhi Fattouh Ketua Dewan Nasional Palestina, mendesak masyarakat internasional untuk segera mengambil tindakan guna mengerahkan pasukan internasional di Jalur Gaza.
Hal ini guna melindungi warga sipil Palestina dari pembantai tentara Israel.
Dalam sebuah pernyataan menyusul pembantaian Israel terhadap sebuah keluarga Palestina.
Rawhi Fattouh mengatakan, bahwa tentara Israel sengaja menargetkan sebuah kendaraan sipil yang membawa 11 orang itu di lingkungan Al-Zaytoun, Kota Gaza, tanpa peringatan setelah melewati apa yang disebut “garis kuning”.
Baca Juga: Presiden Prabowo Disanjung Presiden Trump, Berjabat Tangan dalam Momen Bersejarah Perdamaian Gaza
Melansir Anadolu, “garis kuning” sendiri adalah demarkasi tidak resmi yang memisahkan wilayah tempat pasukan Israel ditempatkan dari wilayah tempat warga Palestina diizinkan bergerak di Jalur Gaza.
Dia mengatakan pembantaian itu merupakan bagian dari kebijakan pembunuhan dan penghancuran Israel yang berkelanjutan.
Seraya menyebutnya sebagai kejahatan dan cerminan dari kebijakan sistematis yang dijalankan pendudukan terhadap rakyat Palestina.
Baca Juga: Momen Prabowo Disambut Tepuk Tangan Meriah Pemimpin Dunia saat Disebut Trump di KTT Perdamaian Gaza
“Kejahatan ini bukanlah tindakan yang terisolasi.
Melainkan bagian dari pola pembunuhan dan penghancuran yang berkelanjutan di tengah ketidakpedulian internasional dalam meminta pertanggungjawaban para pelaku,” kata Fattouh.
Dia menganggap pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas kejahatan perang terhadap kemanusiaan ini.
Baca Juga: Trump ke Prabowo di Penandatanganan Perdamaian Gaza: Luar Biasa, Kerja Bagus!
Karenanya, ia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil tindakan segera guna mengerahkan pasukan internasional guna memberikan pelindungan kepada rakyat Palestina.***