KLIKREAD.COM, London - Lebih dari 466 orang ditangkap saat memprotes keputusan pemerintah Inggris melarang kelompok Palestine Action Group.
Penangkapan massal ini disebut kampanye pro-Palestina sebagai yang terbesar di satu lokasi protes di ibu kota.
Aksi berlangsung di Parliament Square pada Sabtu 9 Agustus 2025 waktu setempat.
Baca Juga: Jepang Desak AS Turunkan Tarif Impor Mobil dan Suku Cadang
Ratusan orang membawa poster bertuliskan "I oppose genocide.
I support Palestine Action" dan meneriakkan slogan “Hands off Gaza!”.
Video yang beredar memperlihatkan polisi mengangkat para demonstran, sementara massa berteriak “shame on you” ke arah petugas.
Baca Juga: Pangeran dari Kerajaan Arab Al Waleed bin Khalid Al Saud Meninggal Usai Koma Hampir 20 Tahun
Menurut Kepolisian Metropolitan, ratusan orang ditahan karena menunjukkan dukungan pada Palestine Action.
Sebuah tindakan yang kini dikategorikan kriminal berdasarkan Undang-Undang Terorisme 2000.
Larangan tersebut berlaku sejak Juli lalu, setelah aktivis Palestine Action merusak dua pesawat di pangkalan udara RAF Brize Norton.
Hal ini sebagai bentuk protes terhadap kerja sama militer Inggris-Israel.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di Paris, Disambut Menteri Dalam Negeri Prancis
Pelanggaran aturan ini bisa berujung hukuman penjara hingga 14 tahun.