KLIKREAD- Keputusan Lesti Kejora yang mencabut laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar menuai reaksi kecewa dari berbagai kalangan, salah satunya Sunan Kalijaga.
Sunan Kalijaga mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan Lesti Kejora yang dinilai tergesa dalam mencabut laporan kasus KDRT Rizky Billar.
Berdasarkan pengamatan Sunan Kalijaga, keputusan Lesti yang memilih damai dalam kasus KDRT ini terlalu tergesa-gesa karena Rizky Billar belum mendapat efek jera.
"Buat saya kemarin, saya juga ikut menyayangkan kenapa Lesti Kejora begitu cepat, terlalu cepat mengambil langkah untuk berdamai," kata Sunan Kalijaga dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin 24 Oktober 2022.
Ia juga menjelaskan bahwa korban KDRT mestinya sudah mempertimbangkan segala sesuatu ketika melaporkan pelaku ke pihak kepolisian.
"Namanya seseorang sudah mendapat kekerasan (KDRT), sudah menjadi korban dan melangkah dari rumah untuk melaporkan ke pihak kepolisian. Artinya, segala sesuatu sudah timbang," ujar ayah Salmafina Sunan ini.
Baca Juga: Update Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri Tahan Enam Orang Tersangka, Salah Satunya Direktur Utama LIB
Apabila Lesti Kejora memang tidak ingin Rizky Billar menjadi tersangka dan dipenjara, Sunan Kalijaga berpendapat, sebaiknya tidak melapor ke pihak kepolisian.
Muncul anggapan bahwa pemembuatan laporan ke pihak kepolisian sebaiknya dilakukan setelah Lesti Kejora memutuskan tidak bisa menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
"Kalau memang dari awal Lesti tidak mau sampai ke kepolisian, kan bisa diselesaikan dengan kekeluargaan antara kedua belah pihak sampai mertua," imbuh Sunan.
Baca Juga: Gaji Rp6,5 Juta! Info Loker Terbaru Jakarta Oktober 2022 Customer Service di Telunjuk.com
Ia mengaku kecewa lantaran langkah Lesti Kejora memungkinkan Rizky Billar seolah belum mendapatkan pembelajaran atas tindakan KDRT tersebut.
Terlebih, pelaku KDRT seharusnya mendapat efek jera dan dapat merenungi perbuatannya sebelum kasus diselesaikan secara damai.