Di zaman itu, aktivitas Bayah semakin ramai dan menjadi jalur darat yang penting.
Hingga beralih ke penjajahan Jepang, Bayah tetap menjadi salah satu tempat tujuan pengambilan kandungan alam dan hasil bumi.
Artikel ini pernah tayang di Kabarbanten.com dengan judul "Mengenal Asal Usul Nama Bayah Lebak, Wilayah Rawan Gempa Penuh Misteri, Diambil dari Kata Paru Tempat Bernafas" ditulis oleh Yadi Jayasantika.