otomotif

Perlu Pahami Perbedaan Antara AC Charging dan DC Charging di Mobil Listrik

Minggu, 1 Juni 2025 | 19:27 WIB
Ilustrasi. Perbedaan AC charging dan DC charging./net

KLIKREAD.COM - Di mobil listrik, untuk mengisi daya umumnya menggunakan AC charging dan DC charging.

Pengisian daya AC dan DC charging ini menggunakan Alat SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).

Apa sih bedanya AC charging dan DC charging buat ngecas mobil listrik?

Baca Juga: Keyless Remote Mitsubishi Xpander Tiba-tiba Mati Mendadak, Jangan Panik Begini Caranya

Dua jenis alat charger di SPKLU ini disesuaikan dengan spesifikasi mobil listrik serta penggunaannya.

"AC charging merupakan alat charger dengan menggunakan arus listrik AC (Alternate Current) dengan tegangan 220 volt yang umum dipakai kelistrikan rumah tangga," beber Elly.

Abdul Rachman Elly ini menjabat sebagai CEO Voltron Charging Station.

Konektor yang digunakan bernama AC Type 2 dengan 7 lubang pin konektor.

Baca Juga: AC Mobil Tidak Dingin Hanya Keluar Angin Saja, Ternyata Ini Penyebabnya

Saat dicolok ke soket alat tersebut tidak langsung mengalirkan daya listrik ke baterai.

"AC Type 2 memanfaatkan Charging Control Unit (CCU) dari mobil untuk mengisi daya baterainya," terang Elly.

"CCU mobil listrik umumnya memiliki input daya listrik 11 kW, jika dari alat AC charging daya listriknya sebesar 22 kW lalu diteruskan ke CCU mengatur batasan flow arus listrik yang masuk ke baterai sebesar 11 kW, " terusnya.

Baca Juga: Perlu Pahami, Jangan Sembarangan Mengganti Cat Mobil Bila Tidak Ingin di Sanksi

DC charging merupakan alat SPKLU yang menggunakan arus listrik DC (Direct Current).

Halaman:

Tags

Terkini