sejarah

Sejarah Berdiri Museum Monjali Yogya untuk Memperingati Ditariknya Tentara Belanda dari Yogyakarta

Selasa, 21 April 2026 | 18:07 WIB
Museum Monumen Yogya Kembali atau Monjali berada Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

KLIKREAD.COM - Museum Monumen Yogya Kembali atau yang lebih dikenal dengan Monjali berada di Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diresmikan pada 6 Juli 1989 oleh Presiden Soeharto.

Monumen Yogya Kembali dibangun untuk memperingati ditariknya tentara Belanda dari Yogyakarta pada 29 Juni 1949.

Sekaligus juga menjadi penanda berfungsinya kembali Kota Yogyakarta sebagai Ibu Kota Republik Indonesia yang direbut dari penjajah Belanda.

Baca Juga: Sejarah Tugu Yogyakarta Melambangkan Persatuan Rakyat dan Raja dan Semangat Melawan Penjajahan

Museum ini digagas oleh Kolonel Soegiarto pada 1983, berbentuk kerucut 3 lantai, serta menjadi simbol kembalinya pemerintahan.

Keunikan Museum Monjali terletak pada struktur bangunannya.

Bangunan Monjali berbentuk kerucut yang terdiri dari 3 lantai.

Bentuk bangunan yang unik ini sangat ikonik dan telah menjadi ciri khas dari Museum Monjali.

Baca Juga: Sejarah Jalan Trans Papua Proyek Infrastruktur Strategis Nasional Jadi Tulang Punggung Konektivitas di Tanah Papua

Selain itu, keunikan lain dari Museum Monjali adalah bangunan induk museum yang dikelilingi oleh kolam ikan.

Adanya kolam ini berfungsi sebagai pengaman yang menurut tradisi diartikan sebagai penolak segala sesuatu yang bersifat jahat.

Selain itu, Selain itu air kolam juga dapat diartikan sebagai lambang kesucian.

Harapannya dengan melewati kolam ikan sebelum memasuki bangunan induk, para pengunjung merasa lebih tenang.

Baca Juga: Sejarah Jalan Pantura Dibangun Hindia Belanda Mengorbankan Nyawa para Pekerja Pribumi Jadi Buruh Kerja Paksa

Halaman:

Tags

Terkini

Mengenal Munggahan, Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:10 WIB