KLIKREAD.COM - Umat Islam di seluruh dunia tengah bersiap menyambutnya datangnya bulan Ramadhan.
Berbagai persiapan dilakukan, agar dapat mengisi Ramadan dengan ibadah yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Selain persiapan jasmani dan rohani, yang tak kalah penting juga adalah ilmu, atau wawasan yang cukup seputar syariat , hikmah, dan substansi puasa akan menyelamatkan kita dari kesia-siaan.
Baca Juga: Doa Paling Mustajab Segera Dikabulkan Allah Menurut Ustadz Abdul Somad
Salah satu wawasan itu diantaranya adalah sejak kapan puasa Ramadan itu diwajibkan dan apa tujuan ibadah tersebut.
Puasa bagi umat Islam memiliki makna yang sangat mendalam dalam rangka penghambaan manusia kepada Allah swt.
Puasa tidak hanya ibadah yang memerlukan peran fisik, tetapi juga memerlukan kesehatan batin, bahkan mampu menyempurnakan batin menjadi hamba yang bertakwa.
Baca Juga: Inilah Doa Awal Bulan Ramadan yang Dibaca Rasulullah SAW
Takwa yang merupakan muara akhir dari perintah puasa dijelaskan dalam Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa (QS. Al-Baqarah: 183).
Potongan ayat كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ (...sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian...) ini merupakan titik awal dalam mengupas sejarah puasa, khususnya puasa Ramadan.
Ibadah puasa juga telah menjadi kewajiban umat-umat terdahulu yang menerima wahyu.
Baca Juga: Mengenal Munggahan, Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan