KLIKREAD.COM - Di dalam kawasan obyek wisata Cibulan, ada lokasi yang diyakni sebagai petilasan Raja Pajajaran, Prabu Siliwangin.
Tempat itu adalah tujuh sumur atau mata air, yang dikenal sebagai Situs Tujuh Sumur.
Konon, sumber mata air itu keluar setelah Prabu Siliwangi memukul tongkat ke tanah sebanyak tujuh kali.
Baca Juga: Melihat Situs Lingga Tempat Beerkumpulnya Raja-raja di Tatar Pasundan Berusia 2.000 Tahun
Ketujuh sumur tersebut memiliki nama masing-masing, yakni Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, dan Sumur Cirancana.
Kemudian Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan, dan Sumur Keselamatan.
Ketujuh sumber tersebut merupakan mata air ini terletak di sudut barat pemandian atau kolam Cibulan.
Baca Juga: Sejarah Gedung Sjahrir Tempat Menginap Delegasi Indonesia pada Perundingan Linggarjati
Ketujuh mata air tersebut berbentuk kolam-kolam kecil yang masing-masing memiliki nama dan konon, terdapat kepiting emas.
Bila sedang mujur, pengunjung yang bisa melihat kepiting itu permintaannya akan terkabulkan.
Letak ketujuh mata air tersebut mengililingi sebuah petilasan yang konon merupakan petilasan tempat Prabu Siliwangi beristirahat sekembalinya dari perang bubat.
Petilasan itu berupa susunan batu menhir dan dua patung harimau loreng, lambang kebesaran Raja Agung Padjajaran.
Tujuh sumur dan petilasan prabu siliwangi ini akan ramai dikunjungi orang untuk berziarah pada malam jumat kliwon atau selama bulam maulid dalam penanggalan hijrah.