ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِۙ ٧ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِࣖ ٨
“Kemudian kamu pasti akan melihatnya dengan mata kepala sendiri.
Kemudian kamu pasti akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan.” (QS. At-Takatsur: 7–8)
Baca Juga: Inilah Cara Rasulullah Tidak Pernah Mencela Makanan Bila Tidak Suka
Ayat ini mengingatkan manusia agar tidak lalai oleh dunia. Salah satu cara untuk menyadari kefanaan hidup adalah dengan berziarah ke kubur.
Selain hadis riwayat Muslim di atas, Rasulullah ﷺ juga mengajarkan doa khusus ketika berziarah:
السَّلَامُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ، مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا، إِنْ شَاءَ اللهُ لَلَاحِقُونَ، أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
Artinya: “Semoga keselamatan tercurah untuk kalian, wahai penghuni negeri (kubur) dari kalangan orang beriman dan muslim.
Baca Juga: Pentingnya Iman Sebagai Aset Sangat Berharga bagi Seorang Muslim
Sesungguhnya kami insyaAllah akan menyusul kalian.
Kami memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan bagi kalian. (HR. Muslim).***