KLIKREAD.COM, Pekanbaru – Setiap dentuman bola yang bersarang di jala gawang selalu menyalakan tekad dalam diri Oktifakh Zidan.
Penyerang muda berbakat asal Pekanbaru yang akrab disapa Zidan ini sedang meniti jalan panjang mengejar mimpi besarnya di lapangan hijau.
Lahir pada 23 Oktober 2012, anak sulung dari dua bersaudara buah hati Bapak Fakhrurazi dan Ibu Ermawati ini sudah menunjukkan kecintaan mendalam pada si kulit bundar sejak duduk di kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Istikomah Pekanbaru.
Bagi Zidan, sepak bola bukan sekadar permainan pengisi waktu luang, melainkan ruang untuk menempa karakter dan impian.
Demi mengasah ketajamannya sebagai juru gedor di depan gawang lawan, ia tak ragu menimba ilmu dari satu lapangan ke lapangan lain.
Langkah awalnya dimulai dari SSB Unri hingga SSB Sinar Sakti
Namun, menyadari bahwa potensi besar membutuhkan kawah candradimuka yang lebih menempa, Zidan mengambil keputusan berani merantau ke Pulau Jawa.
Kini, ia bergabung dengan Diklat Merden Indonesia di Banjarnegara, Jawa Tengah, sembari melanjutkan pendidikan akademiknya di SMPN 2 Banjarnegara.
Baca Juga: Pasca Kebakaran, Kades Mampok Himbau Warga Untuk Tidak Membakar Lahan Di Musim Kemarau
"Pemain bola hebat banyak lahir di Pulau Jawa," tutur Zidan mantap.
Alasan itulah yang membakar keberaniannya untuk melangkah jauh dari rumah meninggalkan kenyamanan kampung halaman di usia muda bukanlah perkara mudah, tetapi tekad bulat mengalahkan segala rasa rindu.
Dukungan tak terbatas dan doa tulus pun terus mengalir dari pilar terpenting dalam hidupnya.