KLIKREAD.COM ANAMBAS – Memasuki musim payang atau kembang semangkok, arus kedatangan warga dari luar daerah ke Kecamatan Jemaja terpantau meningkat.
Ratusan warga dan pekerja dari berbagai daerah mulai berdatangan untuk berburu mencari nafkah di hutan Jemaja.
Lonjakan pendatang ini sudah terlihat sejak awal Agustus 2026.
Mereka umumnya datang menggunakan kapal KM. Bukit Raya dan kapal Very cepat lalu menetap sementara di rumah dan pemukiman warga setempat.
Baca Juga: Hilang Dua Hari di Sungai Kuantan, Remaja 17 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia
Kapolsek Jemaja, Iptu Sutomo mengimbau masyarakat dan Kepala desa agar lebih waspada.
"Nampaknya musim payang, jumlah pendatang memang naik. Kami minta warga lapor jika ada orang baru yang mencurigakan.
Apalagi kami masih melakukan pendataan DPO dan orang dengan catatan kriminal," ujarnya, Sabtu, 22 Agustus 2026
Menurutnya, peningkatan mobilitas orang juga berpotensi dimanfaatkan untuk masuknya pelaku kriminal dan orang yang sedang dalam pencarian.
Baca Juga: Sabu Dibuang ke Parit, Polisi Ungkap Kasus Narkotika di Tarempa
"Kami sudah koordinasi kepada Pemerintah desa. Agar pendataan tamu dilakukan oleh RT/RW dan perangkat desa. Jangan sampai ada celah," ujarnya.
Iptu Sutomo menekankan kepada para pemilik rumah sewa dan warga sekitar untuk segera melaporkan pendatang ke Pemerintah desa.
"Musim payang ini rezeki, tapi keamanan tetap nomor satu. Kita harus jaga Jemaja agar tetap kondusif," katanya.
Jika menemukan orang asing yang mencurigakan atau tidak melapor segera lapor ke polisi.***