Lingkar Tengah: Menjadi koridor terpanjang mencapai 18,558 kilometer dengan estimasi anggaran Rp355,76 miliar. Rutenya menghubungkan area Simpang Kantor Lurah Kibing, Jalan Diponegoro, Tiban Housing, Tiban Indah, hingga titik pesisir Tanjung Uma dan Pondok Pelangi.
Baca Juga: Usut Sindikat Meterai Palsu di 5 Provinsi, Polda Metro dan Ditjen Pajak Tangkap 16 Pelaku
Pembangunan mahakarya infrastruktur ini akan direalisasikan secara bertahap melalui kolaborasi antara Pemko Batam dan BP Batam.
DBMSDA Batam menargetkan tahap awal pembangunan fisik dapat terealisasi sepanjang 3,5 kilometer pada tahun 2026, lalu dilanjutkan sepanjang 4,767 kilometer pada tahun 2027.
Dengan hadirnya jalan lingkar ini, waktu tempuh antarwilayah diproyeksikan bakal terpangkas secara signifikan.
Lebih dari sekadar mempermudah arus lalu lintas, jaringan jalan yang terintegrasi ini dipersiapkan sebagai fondasi kokoh untuk menopang posisi Batam sebagai pusat industri, perdagangan, jasa, dan investasi yang unggul di Indonesia.***