KLIKREAD.COM, BATAM — Wajah Kota Batam siap bertransformasi menuju babak baru yang lebih inklusif. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah menyiapkan rancangan besar pembangunan jalan lingkar.
Langkah ini hadir bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan ikhtiar memperkuat konektivitas antarlokasi, membuka keterisolasian kawasan, dan mendorong pemerataan roda ekonomi masyarakat.
Melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, jalan lingkar ini dirancang membentang sepanjang 43,14 kilometer yang terbagi ke dalam tiga koridor utama: Lingkar Selatan, Lingkar Utara, dan Lingkar Tengah.
Amsakar menegaskan bahwa arah pembangunan infrastruktur masa kini tidak boleh hanya berfokus pada kawasan pusat kota.
Baca Juga: Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.884/Kg Periode 19–25 Agustus 2026
Ketersediaan akses yang merata hingga ke sudut-sudut wilayah menjadi kunci utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Kita ingin pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada membuka akses, tetapi juga membangun konektivitas antarkawasan.
Jalan lingkar ini menjadi bagian dari upaya kita menyiapkan infrastruktur Batam untuk kebutuhan masyarakat dan perkembangan kota ke depan," ujar Amsakar.
Tiga Koridor Pembuka Akses Masa Depan
Rencana pembangunan jalan lingkar ini dirancang secara terukur untuk menjawab kebutuhan mobilitas barang dan jasa di masa mendatang:
Baca Juga: Di Tengah Kemarau, Patroli Napoleon Presisi Polsek Siantan Hadir Salurkan Air Bersih untuk Warga
Lingkar Selatan: Membentang sepanjang 10,075 kilometer dengan estimasi anggaran Rp183,32 miliar. Jalur ini akan menghubungkan titik-titik krusial seperti Simpang Sei Pancur, Simpang Kampung Bagan, hingga kawasan Waduk Duriangkang dan Simpang Bumi Perkemahan.
Lingkar Utara: Memiliki rute sepanjang 14,508 kilometer dengan estimasi anggaran Rp260,42 miliar.
Jalurnya melintasi kawasan populer mulai dari Simpang Golden Prawn, Bundaran Ocarina, Gedung Sumatera, Central Boulevard, Botania Garden, hingga Simpang Kaveling Sambau.