KLIKREAD.COM, Tanjungpinang — Ada yang berbeda dari riuh panggung pendidikan Kepulauan Riau pada Rabu 19 Agustus 2026 pagi.
Tepat pukul 08.00 WIB, seragam dinas dan tumpukan berkas sejenak ditanggalkan, berganti kaos tim dan sepatu olahraga.
Di Lapangan Junior, kawasan belakang Polres Batu 5, para pejabat, kepala sekolah, hingga pengawas berkumpul bukan untuk rapat formal, melainkan berlaga di lapangan futsal.
Atmosfer hangat langsung terasa sejak tendangan pertama menyapu bola.
Baca Juga: Dorong UMKM Go International, Wali Kota Batam Buka D'KUMI Galeri di Terminal Feri Sekupang
Momen pembukaan secara simbolis oleh Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan Kepri, Nora Pitri, S.E., M.M., menjadi penanda dimulainya ajang yang penuh gelak tawa namun tetap kompetitif ini.
Enam tim beradu gengsi secara sportif. Pool A dihuni oleh jajaran SMA/PTK, BTIKP, serta gabungan Kepala Sekolah/Pengawas Tanjungpinang.
Sementara di Pool B, persaingan tak kalah seru melibatkan tim SMK/SLB, Sekretariat, serta Kepala Sekolah/Pengawas Bintan.
Dari laga penyisihan hingga partai final yang berlangsung hingga siang hari, sorak-sorai penonton tak hentinya membakar semangat para pemain di lapangan.
Baca Juga: Lapas Kelas IIA Batam Gelar Ramah Tamah Pelepasan Tugas Andre Silalahi dan Eli Sumiati
Namun, skor akhir bukanlah menu utama hari itu. Di balik peluh dan kejar-kejaran bola, turnamen ini menjadi panggung cair untuk merajut silaturahmi.
Sekat-sekat birokrasi melebur, digantikan oleh operan bola dan jabat tangan erat sesama insan pendidikan.
Melalui tiap menit pertandingan, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau membuktikan bahwa membangun komunikasi dan kekompakan tak selalu harus di dalam ruang rapat.
Terkadang, sejumput semangat dan operan si kulit bulat di lapangan hijau justru menjadi cara paling ampuh untuk mempererat rasa kekeluargaan.***