KLIKREAD.COM, Tanjungpinang — Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad, bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kepri yang berlangsung di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Senin 17 Agustus 2026.
Dalam upacara yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tersebut, Gubernur Ansar memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, termasuk pertumbuhan ekonomi Kepri yang menembus angka 6,99 persen pada Triwulan II 2026.
Angka ini menempatkan Kepri di peringkat pertama se-Sumatera dan posisi ketiga secara nasional.
"Jika dahulu meraih kemerdekaan dengan cara merebut, maka saat ini kita mengisi kemerdekaan dengan cara dikebut melalui percepatan pembangunan di segala lini," ujar Ansar dalam amanatnya di hadapan peserta upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, ASN, mahasiswa, pelajar, serta instansi vertikal.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, Bupati Inhil Ajak Stakeholder Perkuat Gotong Royong dan Kirim Doa untuk Korban Bencana
Ansar menegaskan bahwa Kepulauan Riau memiliki peran vital dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kepri.
menurutnya, bukan sekadar wilayah perbatasan, melainkan perisai kedaulatan laut, benteng pertahanan ekonomi, dan etalase kehormatan bangsa.
Selain pertumbuhan ekonomi, Gubernur juga memaparkan indikator makro pembangunan lainnya, antara lain:
Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Mencapai 80,53 poin pada 2025 (tertinggi di Sumatera, peringkat ke-3 nasional).
Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI, Pemkab dan Polres Karimun Gelar Upacara Taptu dan Pawai Obor
Angka Kemiskinan: Turun menjadi 4,09 persen pada Maret 2026 (terendah sejak 2015).
Realisasi Investasi: Mencapai Rp23,79 triliun pada Triwulan I 2026 (tertinggi se-Sumatera, peringkat ke-7 nasional).
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Turun dari 6,87 persen (Februari 2026) menjadi 6,45 persen (Mei 2026).
Pada kesempatan tersebut, Ansar turut melaporkan progres pelaksanaan program Asta Cita Presiden di Kepri.