KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Sore itu, Rabu 12 Agustus 2026, hembusan angin tenang menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Pusara Bakti KM 5, Tanjungpinang.
Di antara barisan nisan batu yang berdiri kokoh, derap langkah berseragam cokelat terdengar beriringan dengan penuh rasa hormat.
Dipimpin langsung oleh Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kepulauan Riau (Kepri), Drs. Adi Prihantara, M.M., jajaran pengurus dan anggota Pramuka berkumpul menjelang senja, sekitar pukul 15.30 WIB.
Kehadiran mereka di tempat peristirahatan terakhir para pejuang ini bukan sekadar untuk menjalankan prosesi tahunan, melainkan sebuah ruang perenungan atas jasa besar yang memerdekakan bangsa.
Keheningan melingkupi area pemakaman saat doa-doa dipanjatkan dan jemari anggota Pramuka menaburkan kelopak bunga di atas pusara.
Suasana khidmat yang tercipta menegaskan satu hal kemerdekaan dan kedamaian yang dinikmati, hari ini berdiri di atas fondasi pengorbanan jiwa dan raga para pendahulu.
Bagi Kwarda Kepri, penghormatan kepada para pahlawan tidak berhenti pada seremoni atau tabur bunga semata.
Momen ini dimaknai sebagai jembatan penghubung yang mengalirkan rasa nasionalisme, cinta Tanah Air, dan semangat pengabdian kepada para tunas muda.
Baca Juga: Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, BP Batam Lakukan Kunjungan Kerja ke Komisi Informasi Pusat
Langkah ini juga menjadi upaya nyata Kwarda Kepri dalam menjaga agar sejarah tidak meredup ditelan zaman.
Melalui momentum memperingati Hari Pramuka ini, para pahlawan tidak hanya dikenang sebagai nama yang tertulis di batu nisan.
Melainkan dihidupkan kembali keteladanannya melalui penghayatan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma.
Di tengah perubahan zaman yang serba cepat, derap langkah Pramuka Kepri di TMP Pusara Bakti menjadi pengingat bahwa generasi muda siap melanjutkan estafet tanggung jawab dan pengabdian bagi bangsa dan negara.***