KLIKREAD.COM, Anambas– Memasuki awal Agustus 2026, warga Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja kembali ramai berburu buah kembang semangkok ( Kepayang ) di sekitar hutan wilayah Jemaja. Buah musiman ini jadi buruan karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi.
Sejak pagi, puluhan warga membawa karung, tali dan golok menyusuri kawasan hutan kelurahan Letung.
Buah yang jatuh di bawah pohon jadi incaran utama karena memiliki kualitas bagus dan harga yang cukup mahal.
Madi, warga Kelurahan Letung, mengaku sudah tiga hari ke hutan bersama rekannya. Mereka bermalam di hutan dan membawa ransum persiapan untuk bertahan selama di hutan.
"Setiap musim tiba wajib berburu. Buat menambah hasil tambahan. Lumayan untuk nambah penghasil," ujarnya, Rabu, 12 Agustus 2026
Buah kembang semangkok ( Kepayang ) memiliki harga yang bervariasi. Untuk harga yang baru turun dari gunung berharga sebesar 85 ribu perkilo. Sedangkan buah yang sudah di jemur dan kering di beli pengepul dengan 120 - 150 ribu perkilo.
Di Letung, harga buah ini mulai naik. Karena banyak pembeli yang berdatang dari dalam hingga luar dari Kecamatan Jemaja.
"Banyak yang cari. Ada warga lokal, ada juga yang nitip kirim ke luar Jemaja," kata Madi
Baca Juga: Selundupkan Sabu 1 Kg di Koper, Penumpang Tujuan Jakarta Ditangkap Petugas Gabungan Bandara SSK II
Camat Jemaja, Mudahir, mengapresiasi kegiatan warga.
"Ini tradisi turun-temurun. Selain untuk konsumsi, juga membantu ekonomi warga. Kami minta tetap jaga kelestarian pohonnya, jangan ditebang," pesannya.
Meski melelahkan, warga mengaku senang. Bagi mereka, berburu kembang semangkok bukan hanya cari uang, tapi juga ajang berkumpul dan bernostalgia bersama masyarakat di hutan.
Musim buah kembang semangkok diperkirakan berlangsung hingga akhir Agustus 2026.***