KLIKREAD.COM, Tanjungpinang – Keluhan dan risiko akibat banjir mulai mendapatkan penanganan serius.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) tahun ini melaksanakan empat proyek penanganan banjir yang tersebar di Kabupaten Karimun serta Pulau Bintan.
Di Karimun, pekerjaan mencakup normalisasi parit di Jalan Kemunting, Desa Tanjung Berlian Barat, serta pembangunan pintu air di Dusun 4 Desa Sebesi.
Sementara di wilayah Bintan dan Tanjungpinang, dilakukan pembangunan kanal dan penanganan sungai di Kampung Purwodadi, Kelurahan Sei Lekop, Bintan Timur, serta di Kampung Kepodang II.
Baca Juga: Soft Opening TAO Sport Club, Wagub Nyanyang Apresiasi Langkah Swasta Dorong Gaya Hidup Sehat
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPP Kepri, Dona Astriana, menjelaskan bahwa dua proyek di Karimun selain menanggulangi banjir juga bertujuan menjaga lahan pertanian.
Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden demi memperkokoh ketahanan pangan, agar hasil panen warga tidak rusak tergenang air.
Hal serupa juga dilakukan di Purwodadi, sebagai upaya mengulang kejadian tahun 2021 silam yang merendam rumah dan merusak kebun warga.
Penanganan di Kampung Kepodang II pun sangat mendesak. Sejak akhir 2020, banjir pernah merendam 60 rumah hingga setinggi dada dan merusak bangunan, serta menggerus tebing sungai.
Baca Juga: Bekali Ilmu Sebelum Menikah, 15 Pasangan Ikut Bimbingan Perkawinan KUA Sekupang
“Sungai di belakang Perumahan Anggrek Pinang ini juga jalur lintasan buaya,” ungkap Dona.
Oleh karena itu, dibangun tembok penahan batu miring sepanjang 70 meter guna mencegah erosi sekaligus melindungi warga dari bahaya hewan buas.
Pemerintah Provinsi berharap dukungan seluruh masyarakat di lokasi pekerjaan agar proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat perlindungan jangka panjang.***