kepri

Batam Masuk Lima Besar Nominasi ADLGA 2026, Bukti Komitmen Tata Kelola Pemerintahan Digital

Jumat, 24 Juli 2026 | 07:25 WIB
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Lantai II Kantor Wali Kota Batam. (Diskominfo Batam.)

KLIKREAD.COM, Batam – Pemerintah Kota Batam kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Kota Batam berhasil masuk dalam lima besar nominasi Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLGA) 2026 pada kategori Sekretaris Daerah Kota.

Pengakuan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemko Batam dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data serta memperkuat digitalisasi pelayanan publik.

Tahapan penilaian dilanjutkan dengan kegiatan visitasi tim penilai ADLGA 2026 yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Lantai II Kantor Wali Kota Batam, Kamis 23 Juli 2026.

Baca Juga: Wujud Kepedulian, Kabidhumas Polda Kepri Serahkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi PHL

Pada kategori ini, terdapat 15 nominator terbaik dari seluruh Indonesia yang bersaing, terdiri dari lima Sekretaris Daerah Provinsi, lima Sekretaris Daerah Kota, dan lima Sekretaris Daerah Kabupaten.

Dalam paparannya, Firmansyah menjelaskan bahwa transformasi digital yang dijalankan di Batam tidak sekadar berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi semata.

Melainkan telah menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, peningkatan kualitas layanan publik, hingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami meyakini pembangunan yang baik harus dimulai dari data yang baik.

Baca Juga: Peringati Hari Kebaya Nasional, PIKORI BP Batam Gelar Perayaan Penuh Budaya di Balairung Sari

Karena itu, setiap kebijakan yang diambil harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Data yang kami gunakan bukan hanya data administrasi, tetapi juga data yang berasal dari aspirasi masyarakat yang telah melalui proses validasi secara berjenjang mulai dari RT, RW, kelurahan, hingga ke tingkat pemerintah daerah,” ujar Firmansyah.

Pendekatan pemerintahan berbasis data ini memungkinkan program pembangunan disusun lebih presisi dan tepat sasaran.

Selain itu, digitalisasi juga diterapkan dalam pengelolaan pendapatan daerah guna mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien.

Halaman:

Tags

Terkini