kepri

Keberadaan Bank Sampah Selain Kurangi Volume Sampah Juga Miliki Nilai Ekomonis Melalui Produk Berkualitas

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:11 WIB
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah foto bersama pemenang lomba daur ulang sampah. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)

Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan nyaman.

Pada kesempatan tersebut, Lis Darmansyah juga memberikan edukasi singkat mengenai jenis-jenis limbah dan tata cara pengelolaannya.

Ia menjelaskan bahwa sampah secara umum terbagi menjadi tiga kategori utama.

Pertama, sampah organik, seperti sisa makanan dan daun-daunan, yang dapat diolah menjadi kompos atau pupuk ramah lingkungan.

Baca Juga: Persingkat Admistrasi, Pendaftaran Bansos PKH dan BPNT Bisa Dilakukan Secara Mandiri Melalui Portal Perlinsos

Kedua, sampah non-organik, seperti plastik, kertas, dan logam, yang dapat didaur ulang melalui bank sampah menjadi produk baru yang bernilai ekonomi.

Ketiga, sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), seperti baterai, lampu neon, dan limbah kimia rumah tangga, yang memerlukan penanganan khusus agar tidak mencemari lingkungan.

“Pengelolaan sampah harus tepat sejak dari sumbernya. Jika dipilah dan diolah dengan benar, sampah tidak lagi menjadi masalah, tetapi justru menjadi potensi,” jelasnya.

Baca Juga: Persiapan Matang, Disdik Kepri Pastikan Pengumuman Hasil Verifikasi SPMB Berjalan Lancar

Seraya mengatakan, bahwa komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk terus berupaya maksimal dalam mewujudkan pembangunan kota yang bersih dan asri.

Ia menyebutkan bahwa Kota Tanjungpinang saat ini termasuk dalam kategori kota yang bersih dan nyaman, dan capaian tersebut harus terus dijaga serta ditingkatkan.

“Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, dimulai dari diri kita sendiri dan dari rumah masing-masing.

Baca Juga: Wawako Tanjungpinang Nilai kehadiran Ayah Kunci Bangun Keluarga Tangguh Hadapi Tantangan Digital.

Budaya bersih harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” tegas Lis.***

 

Halaman:

Tags

Terkini