"Kondisi itu menjadi salah satu indikator bahwa pelestarian warisan budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah," jelas Ansar lagi.
Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Mulai Relokasi Pedagang dan Pelaku UMKM di Kawasan Taman Gurindan 12
Melalui program Revitalisasi Pulau Penyengat, pemerintah daerah berupaya mentransformasi kawasan tersebut menjadi destinasi wisata warisan budaya Melayu bertaraf internasional.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan dan penataan infrastruktur, tetapi juga mencakup pelestarian lingkungan, pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Serta penguatan identitas budaya Melayu.
Berbagai upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Sekaligus menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya yang menjadi identitas Kepulauan Riau.
Baca Juga: Tak Cukup Sosialisasi, Walikota Lis Tegaskan Cegas Malaria Butuh Gerak Bersama Warga
Turut hadir mendampingi Gubernur Ansar Kadis Kominfo Kepri Hendri Kurniadi, Kadis Kebudayaan Herry Andrianto, Karo Adpim Dodi Sepka Novyandi.
Dan juga Kepala Badan Penghubung Sentot Faizal serta Sekdis Kominfo Kepri James Simon Pattikawa.***