Yaitu penyiapan sumber daya manusia calon pekerja migran yang skilled worker," ujar Mukhtarudin.
Baca Juga: Wawako tanjungpinang Berharap Hulubalang jadi Penguat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu
Menurutnya, arah kebijakan pemerintah saat ini sejalan dengan arahan Presiden untuk meningkatkan kualitas pekerja migran Indonesia melalui penempatan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompetensi yang semakin baik.
"Sesuai arahan Bapak Presiden, ke depan yang harus kita persiapkan adalah penempatan pekerja migran yang skilled worker.
Alhamdulillah sekarang sudah banyak pekerja kita yang bekerja di luar negeri pada sektor formal bahkan profesional," katanya.
Baca Juga: Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN Keberhasilan Mengelola SDM ASN
Mukhtarudin menilai Kepri memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura.
Kondisi tersebut menjadi modal besar dalam pengembangan program pekerja migran yang profesional dan berdaya saing global.
"Pemprov Kepri memiliki banyak keunggulan, apalagi berada di wilayah perbatasan dengan Malaysia dan Singapura.
Karena itu sinergi ini menjadi sangat penting dalam rangka membangun ekosistem pekerja migran dari hulu sampai hilir," jelasnya.***