KLIKREAD.COM, Kepri - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) membuat komitmen bersama dalam memperkuat menyiapkan ekosistem pekerja migran yang berkualitas dari hulu hingga ke hilir.
Komitmen diwujudkan melalui Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kementerian P2MI dengan Pemprov Kepri dan juga Politeknik Negeri Batam, serta Batam Tourism Polytechnic.
Penandatangan berlangsung di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Senin 8 Juni 2026 kemarin.
Baca Juga: Antisipasi Terjadi Kebakaran, Pemko Batam Keluarkan Larang Pembakaran Sampah
Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri P2MI, Mukhtarudin, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dan Direktur Politeknik Negeri Batam Bambang Hendrawan, serta Direktur Batam Tourism Polytechnic, Siska Amelia Maldin.
Penandatanganan ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Kepri dalam mewujudkan kepastian hukum.
Dan juga penegakan hak asasi manusia, serta peningkatan kesejahteraan bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Kerja sama berlaku selama lima tahun ke depan, menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pekerja migran yang profesional, berdaya saing global.
Sekaligus mendapatkan pelindungan yang optimal sejak sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air.
Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah.
Baca Juga: Tinjau Kantor BP3MI Kepri, Menteri P2MI Pastikan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran
Dan dunia pendidikan dalam menyiapkan ekosistem pekerja migran yang berkualitas dari hulu hingga hilir.
"MOU ini merupakan bagian dari upaya kita membangun sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan dalam konteks menyiapkan ekosistem di hulunya.