KLIKREAD.COM, Kepri - Dalam rangka pengendalian inflasi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menerapkan kerangka 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.
Kerangka 4K ini diperoleh saat TPID se Provinsi Kepri mengikuti kegiatan Capacity Building TPID se-Provinsi Kepri yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis 21 Mei 2026 lalu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan sinergi TPID dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.
Pada kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai strategi pengendalian inflasi melalui kerangka 4K.
Selain itu, peserta juga melakukan diskusi dan kunjungan lapangan untuk melihat langsung praktik baik pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan di Jawa Barat.
Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni yang turut hadir pada kegiatan tersebut, Capacity Building TPID di Jabar menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan sinergi TPID dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Bank Indonesia (BI), selain diikuti jajaran TPID Provinsi Kepri, juga pemerintah kabupaten/kota, BUMD, serta pelaku usaha.
Materi dipaparkan dalam kegiatan tersebut selain strategi pengendalian inflasi melalui kerangka 4K, serta diskusi dan kunjungan lapangan untuk melihat langsung praktik baik pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan di Jawa Barat.
Dinilai Sekdaprov Kepri Misni, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antardaerah dalam menghadapi tantangan inflasi yang terus berkembang.
Baca Juga: GPM Upaya Menjaga Keterjangkauan Harga Pangan, Terutama Masyarakat Penghasilan Rendah
“Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.
Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha.