Kondisi tersebut dinilai cukup berat, terutama saat musim utara yang sering memicu gelombang tinggi dan cuaca buruk di perairan sekitar Pulau Tiga.
Baca Juga: Di Balik Tembok Lapas Batam, Semangat Kebangkitan dan Harapan Baru demi Tunas Bangsa
Kepala Desa Pulau Tiga Sabang Mawang Mansur, mengatakan masyarakat sudah lama memperjuangkan pembangunan SMA di kecamatan tersebut agar anak-anak tidak lagi harus menyeberang ke wilayah lain untuk mendapatkan pendidikan.
Ia menyebut perjuangan tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2023 hingga 2024 melalui pengajuan dan koordinasi bersama pemerintah provinsi maupun Cabang Dinas Pendidikan.***