KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan kesiapannya Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) jadi model percontohan Kementerian Sosial (Kemensos) RI dalam penguatan pelayanan sosial yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Pasalnya dengan berbagai capaian dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM), Kepri dinilai siap menjadi role model kolaborasi nasional bagi Kemensos dalam pengembangan program kesejahteraan sosial.
Pernyataan Gubernur Ansar tersebut saat pertemuan informal antara Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf pada Rabu 29 April 2026 lalu.
Baca Juga: Siapkan Lahan 10 Hektar, Mensos Segera Bangun Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Provinsi Kepri
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepri siap menjadi daerah percontohan dalam penguatan pelayanan sosial yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tegas Ansar.
Selain itu, Gubernur Ansar juga menyoroti persoalan pemulangan jenazah warga Kepri yang meninggal dunia saa berobat di Jakarta agar mendapat solusi yang lebih efektif dari pemerintah pusat.
Sebagai upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan, Pemprov Kepri saat ini juga tengah menyekolahkan sebanyak 58 dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di seluruh kabupaten/kota.
Sementara dalam hal tata kelola pemerintahan desa, Gubernur Ansar bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, mengemukakan pembahasan rencana penguatan sinergi data melalui pertemuan operator data dari sekitar 180 desa di Kepri.
Saat ini Pemerintah daerah mengusulkan adanya insentif bagi para operator desa, disertai pendampingan teknis langsung dari Kemensos RI guna meningkatkan kualitas data sosial yang akurat dan terintegrasi.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinsos Mahadi Rahman serta Kepala Biro Umum Setjen Kemensos RI, Salahuddin Yahya.
Mereka bersama-sama membahas langkah konkret percepatan implementasi program di lapangan. ***