KLIKREAD.COM, Batam - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangli, Provinsi Bali melakukan studi banding ke kantor Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Kunjungan kerja tersebut (kunker) tersebut terkait strategi menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat heterogen serta pengembangan digitalisasi pelayanan publik diterapkan di Pemko Batam.
Rombongan dipimpin Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, disambut langsung Walikota Batam Amsakar Achmad.
Baca Juga: Bank Sumut Pilih Batam, Walikota Amsakar Nilai Kinerja Ekonomi Batam Terus Menunjukkan Tren Positif
Selanjutnya dilakukan peremuan di Kantor Walikota Batam, Senin 27 April 2026.
Dalam sambutannya, Wayan Diar mengapresiasi kemajuan Batam dalam mengintegrasikan layanan publik berbasis digital.
Ia menyebut Kabupaten Bangli, dengan jumlah penduduk sekitar 260 ribu jiwa dan sektor pertanian sebagai penopang utama, ingin mengadopsi praktik baik dari Batam.
“Kami ingin mempelajari implementasi digitalisasi di Batam, khususnya pada layanan administrasi kependudukan yang telah memanfaatkan sistem barcode.
Meski karakteristik daerah berbeda, semangat inovasi ini akan kami coba terapkan di Bangli,” ujarnya.
Ia juga mempromosikan potensi wisata Bangli, seperti Danau Batur dan Desa Penglipuran.
Sekaligus mengundang Pemerintah Kota Batam untuk berkunjung.
Baca Juga: Lis Lantik 69 Dewan Hakim dan Juri, Hari Ini MTQH Tingkat Tanjungpinang Mulai Digelar
Sementara pada kesempatan itu, Amsakar Achmad menyampaikan, bahwa kondusivitas daerah menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan investasi dan pariwisata di Batam.