“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Telur habis, ayam juga cepat habis, meskipun akan ada sesi kedua untuk penjualan ayam.
Ini menunjukkan bahwa masyarakat memang sangat membutuhkan.
Karena itu kegiatan ini kami buat dua hari, agar masyarakat yang hari ini belum sempat berbelanja masih memiliki kesempatan besok,” jelasnya.
Baca Juga: Bupati Anambas Serahkan Bantuan di Masjid Jami' Al-Munawarrah
Selain bahan pokok, komoditas sayuran yang dijual dalam operasi pasar ini juga bersumber dari petani lokal binaan Disdagin Kota Tanjungpinang.
Riany menyebutkan bahwa Disdagin secara rutin menggelar operasi pasar sebanyak empat kali dalam setahun, bertepatan dengan momentum hari-hari besar keagamaan.***