kepri

Kunker Menteri Pertanian di Karimun, Korem 033/WP Dukung Penuh Stabilitas dan Harga Pangan Nasional

Selasa, 20 Januari 2026 | 18:12 WIB
Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman tinjau komoditas pangan dan beras di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

KLIKREAD.COM, Karimun – Komandan Korem (Danrem) 033/WP, Brigjen TNI Bambang Herqutanto menyambut Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kunjungan ini meninjau langsung penanganan, dan pengawasan komoditas pangan di wilayah perbatasan, khususnya terkait pengungkapan kasus penyelundupan beras.

Baca Juga: Satbinmas Polresta Barelang Laksanakan Sosialisasi Antisipasi Bullying di Lingkungan Sekolah

Menteri Pertanian disambut Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah, dan unsur Forkopimda serta pejabat instansi terkait lainnya.

Menteri Pertanian RI menerima paparan dari Bea dan Cukai serta Badan Karantina terkait pengawasan lalu lintas komoditas pangan.

Baca Juga: Jalan Kolaborasi Lintas Instansi Jadi Jawaban Penyelesaian Konflik di Desa Soso

Ia juga meninjau gudang penyimpanan beras hasil pengamanan aparat terkait, yang diduga merupakan bagian dari upaya penyelundupan sekitar 1.000 ton beras dari wilayah Kepri dengan tujuan distribusi ke luar daerah.

Dirinya menegaskan, pelaku penyelundupan wajib ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dimana mengingat Indonesia telah secara resmi mengumumkan capaian dan komitmen menuju swasembada pangan. 

Baca Juga: Walikota Batam Bangga Karya Anak Bangsa Produksi Kapal FLF Permata Borneo 1 di Batam

"Praktik penyelundupan dinilai dapat merugikan petani dalam negeri serta mengganggu stabilitas dan ketahanan pangan nasional," tegas Menteri Pertanian RI.

Dirinya mengapresiasi sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, TNI-Polri, serta instansi terkait lainnya.

Apresiasi yang disampaikan dalam upaya pengawasan dan penindakan komoditas pangan ilegal, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kepri yang menjadi pintu masuk arus barang dari luar negeri.

Baca Juga: Hasil Pantauan Disdagin Tanjungpinang, Harga Cabai dan Sayuran di Pasar Bintan Centre Alami Penurunan

Halaman:

Tags

Terkini