kepri

PWI Kepri dan PWI Batam Gandeng Komunitas Seni Rumahitam Galang Donasi untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera

Minggu, 7 Desember 2025 | 21:08 WIB
Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Ketua PWI Kota Batam Muhammad Khavi, dan Ketua panitia sekaligus Presiden Komunitas Rumahitam, Tarmizi saat penggalangan donasi banjir dan longsor di Sumatera. (Foto: PWI Kepri)

Pada kesempatan itu, Saibansah menerima titipan donasi dari sejumlah tokoh masyarakat Aceh di Batam.

Di antaranya dari pengusaha yang juga pendiri ARC Fondation, Dian Amri dan pengusaha kulinter Tengku Nasruddin.

Baca Juga: Karang Taruna Kota Batam Bersama Poltek Negeri Batam Bahas Konsep Pengelolaan Sampah dan Tata Lingkungan Masa Depan

Selain itu, juga ada donasi dari Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umrah RI, Putera Batubara, Ketua SMSI Kepri yang juga anggota Penasehat PWI Provinsi Kepri, Rinaldi Samjaya, Ketua Matahari Pagi Indonesia (MPI) Provinsi Kepri, Susanna.

Serta Ketua IKWI Provinsi Kepri, anggota Dewan Pakar PWI Provinsi Kepri Dedy Suwadha dan warga Kota Batam yang prihatin atas derita para korban banjir.

Malam sastra ini juga dihadiri Ketua PWI Kota Batam, Muhammad Khafi, yang menyebut momen tersebut menjadi ruang bagi jurnalis untuk menyalurkan empati.

Baca Juga: Polisi Himbau Warga Pesisir Waspada Banjir Rob, AKP Monang: Pantau Terus BMKG

Khafi menuturkan banyak wartawan yang tidak kuasa menahan emosi ketika melihat kampung halaman atau kerabat terkena dampak bencana.

Puisinya berjudul “Batam Menandai Getir yang Sama” dibacakan Ketua PWI Provinsi Kepri, Saibansah Dardani, dengan penjiwaan mendalam.

Sejumlah penyair dari Komunitas Rumahitam, seperti Hening dan Taring, juga tampil membacakan puisi.

Taring, misalnya, menghadirkan syair bernuansa kritik sosial yang disampaikan dengan penghayatan kuat.

Baca Juga: Gubernur Kepri Ajak Wisudawan Lebih Tingkatkan SDM Guna Hadapi Era Society 5.0

Sementara itu, Wakil Ketua Perkumpulan Masyarakat Aceh (Permasa) Kota Batam, Sanusi, juga hadir mewakili warga Batam asal Aceh.

Meskipun mengaku berlatar belakang ilmu teknik dan belum pernah tampil membaca puisi, Sanusi pun ikut membawakan karya berjudul “Wahai Lelaki Pemanggul Karung Beras” dengan cukup apik.***

Halaman:

Tags

Terkini