KLIKREAD.COM, Batam - Walikota Batam Amsakar Achmad, menegaskan bahwa muatan lokal bukan sekadar pemenuhan dokumen pembelajaran, melainkan kebutuhan menjaga karakter generasi Batam.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Pengembangan Perangkat Ajar Muatan Lokal berdasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 16 Tahun 2025.
Kegiatan ditaja Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam merupakan bagian dari upaya memperkuat identitas lokal melalui dunia pendidikan.
Baca Juga: 50 Peserta Ikut Pelatihan Juru Las dan Kewirausahaan Digelar Baznas Kota Batam
Diadakan di Gedung LAM Batam, Kamis 20 November 2025.
“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Dinas Pendidikan saat ini dengan menindaklanjuti Perwako Nomor 16 Tahun 2025 tentang pengembangan perangkat ajar muatan lokal Kota Batam,” ujar Amsakar.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan yang sigap menindaklanjuti kebijakan tersebut.
Baca Juga: Walikota Batam Serahkan Bantuan Penangkapan Ikan pada Nelayan di Empat Kecamatan
Ia menambahkan, muatan lokal memuat kearifan daerah yang perlu diwariskan kepada peserta didik.
Nilai-nilai tersebut harus terus dibentuk agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya.
“Muatan lokal ini penting karena mencerminkan kearifan lokal.
Nilai-nilai itu harus ditransformasikan kepada peserta didik agar mereka tetap membumi dan tidak tercerabut dari identitas daerah,” tegasnya.
Baca Juga: Tak Sekedar Pengharaan, Walikota Batam Tegaskan Terpenting Memberi Pelayanan Terbaik bagi Warga
Amsakar juga menyoroti posisi strategis Batam sebagai kota metropolis yang berbatasan dengan negara serumpun serta memiliki interaksi sosial, ekonomi, dan budaya lintas negara.