KLIKREAD.COM, Batam - Walikota Batam Amsakar Achmad menegaskan, bahwa posisi strategis Batam berbatasan langsung dengan negara menuntut kewaspadaan tinggi terhadap potensi kerawanan sosial.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas dan ketertiban di tengah masyarakat.
Penegasan Amsakar tersebut saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Selasa 28 Oktober 2025.
Baca Juga: Polresta Barelang Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Ajak Pemuda Bergerak dan Berinovasi
Turut hadir Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersama unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta perwakilan berbagai instansi terkait.
“Kunci untuk menjaga Batam adalah sinergitas, kolaborasi, dan harmonisasi.
Kolaborasi semua pemangku kepentingan menjadi hal yang mutlak agar potensi konflik bisa dicegah sejak dini,” tegas Amsakar.
Ia meminta Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial untuk melakukan deteksi dini dan pemetaan terhadap wilayah yang berpotensi menimbulkan gesekan sosial.
“Saya harap tim dapat memberikan gambaran zona-zona rawan, melakukan pengawasan secara intensif.
Serta menyiapkan langkah-langkah taktis dan strategis dalam penanganannya,” ujarnya.
Baca Juga: Wawako Raja Ariza Ingatkan ASN Wujudkan Pelayanan Berintegritas dan Berakhlak
Menurutnya, apabila langkah-langkah tersebut dijalankan secara konsisten, potensi konflik sosial di Batam dapat ditekan sejak dini.
“Insyaallah, kalau semua dijalankan dengan baik dan konsisten, konflik sosial di Batam bisa kita cegah sedini mungkin.