“OJK memiliki peran yang sangat krusial untuk mencapai target indeks inklusi keuangan nasional sebesar 93 persen pada tahun 2029 sebagaimana RPJMN.
Dan 98 persen pada tahun 2045 sesuai RPJPN,” ujar Ansar.
Dikatannya, bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri secara year on year pada triwulan II tahun 2025 mencapai 7,14 persen, meningkat 2,24 persen.
Dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang berada di angka 4,90 persen.
"Ini merupakan pertumbuhan tertinggi se-Sumatera dan peringkat ketiga nasional setelah Maluku Utara dan Sulawesi Tengah,” papar Gubernur Ansar.
Ditegaskan pula pentingnya kolaborasi erat antara OJK, pemerintah daerah, dan sektor swasta sebagai kunci keberhasilan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Walikota Lis Dorong Tagana Tingkatkan SDM agar Lebih Siap Jalankan Fungsi Kebencanaan
Pemprov Kepri terus membuka ruang kerja yang sama dengan OJK untuk memperluas akses layanan keuangan lintas sektor, meliputi koperasi dan UMKM, perindustrian.
Dan juga perdagangan, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pertanian, kelautan, dan perikanan.***