Keheningan yang menyelimuti halaman kantor wali kota menghadirkan suasana haru sekaligus kebanggaan.
Baca Juga: Penyebab Kampas Rem Mobil Cepat Habis, Karena Kebiasaan Kecil Ini
Wakil Wali Kota Raja Ariza dalam sambutannya mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dirayakan hari ini adalah hasil perjuangan panjang para pahlawan.
“Tugas kita sekarang adalah menjaga dan mengisinya dengan karya nyata. Setiap kita memiliki peran untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan,” ucapnya.
Upacara penurunan bendera HUT ke-80 RI di Tanjungpinang bukan hanya rangkaian seremonial, melainkan juga momen reflektif.
Baca Juga: Begini Cara Nudah Menghilangkan Baret Halus Dibodi Mobil
Dengan tampilnya putra asli daerah sebagai komandan upacara, tersirat pesan bahwa anak Tanjungpinang mampu mengabdi dan memimpin di momen penting kenegaraan.
Kapten Laut (P) Satria Gumilar bukan hanya kebanggaan kota ini, tetapi juga teladan bagi generasi muda untuk terus melangkah dan berkarya bagi Indonesia. ***