KLIKREAD.COM, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah menjadi lahan produtif.
Hal ini sebagai solusi akan keterbatasan lahan pertanian dimiliki.
Demikian diucapkan Walikota Batam Amsakar Achmad, dalam kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Perkarangan Pangan Lestari (P2L) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Batamkota.
Baca Juga: Pemko Batam Targetkan Raih Penghargaan Program KKS Tingkat Wiwerda Nasional
Acara digelar di Pendopo Cenderawasih Merak, Perumahan KDA Batamcentre, Selasa 6 Mei 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 program prioritas Pemko Batam.
Salah satunya pengelolaan pasokan dan stok kebutuhan pokok.
Amsakar mengatakan, kondisi geografis Batam yang tidak memiliki lahan pertanian produktif menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan komoditas pangan.
Baca Juga: Amsakar Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Kebersamaan dalam Membangun Batam
Khususnya untuk hortikultura seperti cabai.
“Di Batam tidak tersedia lahan pertanian yang luas, kecuali di Pulau Canon dan Subang Mas.
Itu pun dengan keterbatasan. Maka, kita dorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam, terutama komoditas strategis seperti cabai,” kata Amsakar.
Ia menyebut, salah satu faktor yang memicu inflasi di Batam adalah fluktuasi harga cabai.
Baca Juga: Perkuat Karakter dan Persaudaraan, Walikota Batam Ajak Pelajar Nonton Bareng Film JUMBO