“Alhamdulillah, jika dilihat dari pawai tadi, hampir semua kafilah bertekad menjadi yang terbaik,” ujar Amsakar.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena pembinaan yang dilakukan oleh LPTQ sejak di tingkat kelurahan hingga kecamatan telah menunjukkan hasil yang membanggakan.
Dikatakan Amsakar, banyak qori dan qoriah dari Batam sebagai perwakilan Provinis Kepri yang menjadi andalan di ajang MTQH tingkat nasional.
“Ini bukti bahwa Al-Qur’an yang terdiri dari 114 surat, 6.236 ayat, 30 juz, bukan sekadar teks.
Anak-anak kecil bisa menghafalnya dengan baik ini menjadi bukti nyata bahwa Al-Qur’an adalah wahyu yang dijaga sepanjang masa, sejalan dengan akal manusia.
Ini patut kita syukuri,” katanya.
Amsakar juga berpesan kepada seluruh kafilah untuk bertanding dengan semangat dan sportivitas tinggi, serta menunjukkan penampilan terbaik.
Baca Juga: Penumpang di Terminal Domestik Wilayah Kerja BP Batam Tumbuh 9%
“Bertandinglah sebaik mungkin. Tampilkan yang terbaik.
Kepada dewan hakim, saya titipkan agar penilaian dilakukan secara objektif, adil, dan profesional.
Kita ingin para juara yang lahir dari MTQH ini adalah mereka yang benar-benar unggul dan layak,” ucapnya.***