otomotif

Plus Minus Velg Alloy: Lebih Modis dan Beri Efisiensi Berkendara, Tapi...

Rabu, 2 Agustus 2023 | 12:30 WIB
Velg alloy yang kerap digunakan di kendaraan saat ini, ada plus minus sih. (JDM WHEEL PROS)

Maksudnya, bobot velg yang ringan tentu berdampak pada kerja mesin yang tidak ngoyo sehingga konsumsi BBM-nya lebih irit.

Desain velg alloy yang kisi-kisi udaranya besar membuatnya lebih efektif meredam panas dibandingkan dengan velg kaleng sehingga akan berdampak pada meningkatnya performa pengereman.

Baca Juga: PT SCG Barito Logistics Buka Loker Terbaru Penempatan Wilayah Cilegon Banten, Daftar Sekarang Juga!

Lebih lanjut, velg yang juga disebut sebagai cast wheel ini biasanya dirancang untuk tapak ban yang lebar.

Dengan begini ban lebih menapak aspal sehingga handling ban bisa lebih baik. Suspensi mobil akan bereaksi lebih cepat dan memperbaiki traksi tanpa mengalami slip ketika mobil berjalan.

Selain kelebihan di atas,ternyata velg alloy memiliki kekurangan yang mungkin tidak kita sadari sebagai pemilik mobil.

Karena terbuat dari beberapa campuran logam maka velg alloy ini akan sulit diperbaiki bila mengalami kerusakan.

Baca Juga: Akhirnya Pimpinan Ponpes Al zaytun, Panji Gumilang jadi Tersangka, Hukuman 10 Tahun Penjara Sudah Menanti

Andaikan penyok, cara untuk mengepres velgnya lebih rumit ketimbang velg kaleng. Pasalnya, velg lebih gampang retak saat proses pengepresan.

Selain itu, harga barunya juga jelas lebih mahal daripada velg kaleng. Untuk velg OEM bisa dijual mulai dari Rp1,5 juta per buah.

Sebagai contoh, harga velg genuine Toyota Avanza 2019 dalam kondisi baru ditawarkan Rp1,6 juta per buah belum termasuk dopnya.***

Halaman:

Tags

Terkini