“Sudah monitor, itu dapurnya sudah di-suspend dan tim kami masih mencari tahu peluru senapan angin itu asalnya dari mana,” ungkap Fitra dalam keterangannya kepada awak media.
Pemeriksaan mengenai laporan dan benda diduga peluru juga masih dilakukan, sehingga pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan terkait komplain tersebut.
Sebelumnya, Ida juga sempat memviralkan SPPG yang sama karena membagikan menu yang hampir basi dan buah yang nyaris busuk.
Saat itu, Ida menunjukkan isi food tray MBG dengan lauk telur mata sapi, sayur, tempe, dan buah anggur.
Sayangnya, tempe dan buah anggur dalam paket menu makan hari itu busuk, sehingga menurutnya tak layak dimakan.
“Kalau murid kami keracunan apa kamu mau tanggung jawab? Tolong temuin saya sama yang punya MBG. Ya! Ini penghinaan buat kami,” ujar Ida dalam video yang viral pada Januari 2026 lalu.
Menurut pengakuan Ida, makanan busuk tersebut bukan kali pertama sekolahnya mendapat perlakuan tersebut.
“Udah kebiasaan! Kadang jeruk busuk, kadang salak busuk. Ini anggur makanan hewan! Makan sama kamu orang,” imbuhnya.
Bersama dengan para siswanya, Ida mengungkapkan bahwa rasa tempe sudah pahit, sayur busuk dan berlendir.***