peristiwa

Sebut Kondisi Ratusan Siswa yang Keracunan MBG di Berastagi Tak Mengkhawatirkan jadi Berita Baik, Bupati Karo Tuai Sorotan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:51 WIB
Bupati Karo, Antonius Ginting sebut siswa yang diduga keracunan MBG di Berastagi dalam kondisi baik. (Instagram/kominfo_karo)

KLIKREAD.COM, Sumatera Utara - Kasus dugaan keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di beberapa sekolah di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Dalam video yang banyak beredar di media sosial, ratusan siswa dibawa oleh sejumlah ambulans yang mengantarkan mereka ke beberapa fasilitas kesehatan (faskes) untuk mendapatkan perawatan.

Kasus dugaan keracunan tersebut pun telah mendapat respons dari Bupati Karo Antonius Ginting dan menyebut keadaan siswa sebagian sudah membaik.

Respons yang disampaikan oleh Antonius tersebut kemudian ramai jadi perbincangan di media sosial.

Baca Juga: Minta Masukan Ombudsman RI, BP Batam Dorong Perbaikan Tata Kelola dan Investasi

Antonius mengungkapkan bahwa kondisi siswa yang diduga menjadi korban keracunan, berdasarkan kunjungan dan pengecekan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, dalam keadaan tak mengkhawatirkan.

Kondisi tersebut, kata Antonius merupakan kabar baik di tengah pemberitaan lebih dari 200 siswa diduga menjadi korban.

“Jadi, dari anak sekolah yang kemungkinan, ini masih kemungkinan gejala keracunan ini semuanya tidak ada yang mengkhawatirkan. Semuanya kami lihat satu per satu,” ucap Antonius kepada awak media di RS Amanda Berastagi pada Kamis, 13 Agustus 2026.

“Ini berita baik, kalau pun ada sesuatu kejadian, berita baiknya adalah semua anak-anak kita dalam keadaan baik,” imbuhnya.

Baca Juga: Kronologi Insiden Kebakaran di SPPG Puri Medali Mojokerto, Diduga Bermula dari Ledakan Gas Elpiji

Lebih lanjut, Antonius menyebut bahwa saat ini pemerintah daerah berfokus pada pemulihan kondisi para siswa.

“Kalau soal biaya, itu ada prosedur. Yang paling penting, kita pastikan dulu kesehatan anak-anak ini dan syukur Alhamdulillah, Puji Tuhan, ini situasi terakhirnya,” sambungnya.

Sementara itu, menurut Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Zulkarnain Barus hingga Kamis sore, 13 Agustus 2026, ada sekitar 269 siswa yang diduga mengalami keracunan.

“Rincian siswa tersebut sebanyak 204 orang berasal dari SMAN 1 Berastagi, 25 orang dari SMA Swasta Bersama, dan 40 orang dari SMK Swasta Bersama.

Halaman:

Tags

Terkini